Aku hanyalah gadis kecil. Aku gadis kecil yang unik. Aku suka menangis dengan keras. Dan aku suka berkaca saat menangis. Aku suka bicara sendiri di kamar dan berpura-pura sedang bermain film. Aku sering kesana kemari menggendong bantal dan pura-pura menjadi seorang ibu.
Aku juga suka menyanyi. Di kamar, di halaman dan dimana-mana. Aku suka menonton televisi dan mendengarkan radio.
Aku ingin punya boneka. Aku ingin punya sepeda roda tiga. Aku meminta, tapi mama cuek-cuek. Aku merengek tapi bapak diem-diem. Jadinya, aku tak pernah punya apa-apa.
Tapi bapak sayang aku, tiap hari dibeliin kue, susu, mie dan makanan kesukaan lainnya. Bapak juga sering gendong aku sambil dendangin lagu jawa. Mamaku juga sayang aku, mama sering ngepangin rambut aku jadi cantik, mama juga sering nemenin aku belajar biar jadi pintar.
Aku masih kecil dan aku suka ikut kakak ke sekolah. Saat usiaku 5 tahun pak guru bilang aku boleh sekolah juga seperti kakak. Akhirnya aku masuk sekolah pada usia 5 tahun di MI Muhammadiyah Argosari II.
Aku masih kecil dan aku suka ikut kakak ke sekolah. Saat usiaku 5 tahun pak guru bilang aku boleh sekolah juga seperti kakak. Akhirnya aku masuk sekolah pada usia 5 tahun di MI Muhammadiyah Argosari II.
Di sekolah aku punya tiga teman yang baik. Kami sering bermain bersama. Kami adalah tiga bidadari. Mereka baik dan cantik.
Di rumah aku juga punya teman, rumahnya dekat dengan rumahku. Kami sering main masak-masakan. Dia juga sangat baik. Kadang aku tidur di rumahnya lalu dia juga kadang tidur di rumahku.
Di sekolah aku paling takut saat ada imunisasi anak sekolah. Lenganku bengkak dan mama mengoleskan pasta gigi di atasnya biar terasa dingin.
Di sekolah aku paling takut saat ada imunisasi anak sekolah. Lenganku bengkak dan mama mengoleskan pasta gigi di atasnya biar terasa dingin.
Aku sudah kelas 4. Aku ikut kegiatan pramuka. Aku jadi ketua padahal badanku paling kecil. Ada kegiatan siaga di kota, aku kangen mama. Di sana ada yang bisik-bisik katanya aku kecil dikiranya aku masih kelas 2 SD tapi aku bangga lo. Aku malu regu kami barungnya berwana hitam. Sedangkan regu yang lain barungnya berwarna coklat, biru, merah, hijau dan kuning. Aku dan reguku menampilkan lagu "kupu kui" sampil menari seperti kupu-kupu.
Aku pulang dan senang bisa ketemu mama lagi. Itu pertama kali aku pergi jauh tanpa mama.
Aku senang selama sekolah aku selalu masuk tiga besar dan pernah mendapatkan hadiah buku dari guruku. Aku juga pernah rangking 1 dan mendapatkan beasiswa di ibu kota. Pergi ke Ibu kota ditemani oleh pak kepala sekolah dan itu kedua kalinya aku pergi jauh tanpa mama.
Aku kelas 6. Waktunya perpisahan. Aku membaca pidato perpisahan. Aku masih kecil juga, tapi sebentar lagi aku masuk sekolah menengah pertama.
Aku pulang dan senang bisa ketemu mama lagi. Itu pertama kali aku pergi jauh tanpa mama.
Aku senang selama sekolah aku selalu masuk tiga besar dan pernah mendapatkan hadiah buku dari guruku. Aku juga pernah rangking 1 dan mendapatkan beasiswa di ibu kota. Pergi ke Ibu kota ditemani oleh pak kepala sekolah dan itu kedua kalinya aku pergi jauh tanpa mama.
Aku kelas 6. Waktunya perpisahan. Aku membaca pidato perpisahan. Aku masih kecil juga, tapi sebentar lagi aku masuk sekolah menengah pertama.


0 komentar:
Posting Komentar